Bull flag dan bear flag: lanjutan atau kebetulan?
Bull flag
| Instrumen | Ditemukan | Dihitung | Berhasil | Gagal | Belum terputuskan | Porsi berhasil | Hasil rata-rata, ATR |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indeks LQ45 | 1 | 1 | 0 | 0 | 1 | 0,0% | -0,04 |
| Bank Central Asia | 3 | 3 | 1 | 1 | 1 | 33,3% | +1,52 |
| Bank Rakyat Indonesia | 7 | 7 | 1 | 5 | 1 | 14,3% | -0,88 |
| Bank Mandiri | 3 | 3 | 1 | 2 | 0 | 33,3% | -0,21 |
| Telkom Indonesia | 2 | 2 | 0 | 1 | 1 | 0,0% | -0,50 |
| Astra International | 3 | 3 | 0 | 2 | 1 | 0,0% | -1,18 |
| Bank Negara Indonesia | 3 | 3 | 0 | 2 | 1 | 0,0% | -1,81 |
| Unilever Indonesia | 2 | 2 | 0 | 0 | 2 | 0,0% | +0,47 |
| Indofood CBP | 2 | 2 | 0 | 1 | 1 | 0,0% | -0,95 |
| United Tractors | 5 | 5 | 0 | 5 | 0 | 0,0% | -1,98 |
| Indofood Sukses Makmur | 2 | 2 | 0 | 2 | 0 | 0,0% | -2,22 |
| Semua instrumen | 33 | 33 | 3 | 21 | 9 | 9,1% | -0,84 |
| Sesi mana pun, uji sama, arah buku teks naik | 25853 | 7559 | 29,2% |
bull flag: definisi di atas diterapkan pada setiap kejadian yang ditemukan aturan. Porsi adalah berhasil dibagi dihitung.
Bear flag
| Instrumen | Ditemukan | Dihitung | Berhasil | Gagal | Belum terputuskan | Porsi berhasil | Hasil rata-rata, ATR |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Indeks LQ45 | 2 | 2 | 1 | 0 | 1 | 50,0% | +1,50 |
| Bank Central Asia | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 100,0% | +3,00 |
| Bank Rakyat Indonesia | 2 | 2 | 1 | 1 | 0 | 50,0% | +0,95 |
| Bank Mandiri | 2 | 2 | 0 | 0 | 2 | 0,0% | +1,52 |
| Telkom Indonesia | 6 | 5 | 2 | 2 | 1 | 40,0% | +0,55 |
| Astra International | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 100,0% | +4,11 |
| Bank Negara Indonesia | 2 | 2 | 0 | 1 | 1 | 0,0% | -0,48 |
| Unilever Indonesia | 6 | 5 | 1 | 4 | 0 | 20,0% | -1,01 |
| Indofood CBP | 3 | 3 | 0 | 2 | 1 | 0,0% | -1,63 |
| United Tractors | 3 | 3 | 1 | 2 | 0 | 33,3% | -0,03 |
| Indofood Sukses Makmur | 2 | 2 | 1 | 1 | 0 | 50,0% | +0,17 |
| Semua instrumen | 30 | 28 | 9 | 13 | 6 | 32,1% | +0,26 |
| Sesi mana pun, uji sama, arah buku teks turun | 25853 | 6993 | 27,0% |
bear flag: definisi di atas diterapkan pada setiap kejadian yang ditemukan aturan. Porsi adalah berhasil dibagi dihitung. Dikeluarkan: riwayat setelah penutupan penyelesaian kurang dari 30 sesi: 2.
- Sesi naik (penutupan di atas pembukaan), badan kosong
- Sesi turun (penutupan di bawah pembukaan), terisi
- Garis pola
- Level target
- Level pembatal
- Rentang pola
- Penutupan penembusan
Aturan di balik temuan ini
Aturan BF-2: sebuah tiang, penurunan dari harga tertinggi sesi ke harga terendah sesi dalam 4 sampai 15 sesi, minimal 8 ATR yang diukur pada awal tiang; lalu 5 sampai 20 sesi di mana harga tertinggi dan terendah sama-sama miring ke atas (garis kuadrat terkecil), harga mengembalikan 10 sampai 50 persen tiang dan tidak pernah diperdagangkan di bawah dasar tiang; pola dianggap terbentuk hanya ketika sebuah sesi ditutup di bawah garis bawah bendera dalam 3 sesi setelah bar bendera terakhir.
Aturan HIT-ID: pola yang ditemukan oleh aturan tertulisnya dihitung pada penutupan yang menyelesaikannya (untuk pola candle, penutupan candle terakhirnya). Dari penutupan itu, C, dan ATR sesi tersebut, arah buku teks mengikuti polanya: turun untuk head and shoulders, double top, bear flag; naik untuk double bottom, bull flag, hammer. Kejadian dihitung berhasil bila salah satu dari 30 sesi berikutnya menutup setidaknya 3 ATR dari C ke arah itu sebelum ada sesi yang menutup 1.5 ATR atau lebih dari C ke arah sebaliknya. Kejadian dihitung gagal bila penutupan 1.5 ATR berlawanan datang lebih dulu. Bila keduanya tidak terjadi dalam 30 sesi, kejadian itu belum terputuskan dan dihitung sebagai tidak berhasil: tetap berada di penyebut. Hanya penutupan yang menentukan, tidak pernah harga tertinggi atau terendah. Pola dengan riwayat kurang dari 30 sesi sesudahnya dikeluarkan dan dihitung terpisah. Hasil satu kejadian adalah jarak dari C ke penutupan yang menentukannya (atau ke penutupan ke-30), dalam ATR, positif ke arah buku teks.
- Sesi naik (penutupan di atas pembukaan), badan kosong
- Sesi turun (penutupan di bawah pembukaan), terisi
- Garis pola
- Level target
- Level pembatal
- Rentang pola
- Penutupan penembusan
Aturan di balik temuan ini
Aturan BF-1: sebuah tiang, kenaikan dari harga terendah sesi ke harga tertinggi sesi dalam 4 sampai 15 sesi, minimal 8 ATR yang diukur pada awal tiang; lalu 5 sampai 20 sesi di mana harga tertinggi dan terendah sama-sama miring ke bawah (garis kuadrat terkecil), harga mengembalikan 10 sampai 50 persen tiang dan tidak pernah diperdagangkan di atas puncak tiang; pola dianggap terbentuk hanya ketika sebuah sesi ditutup di atas garis atas bendera dalam 3 sesi setelah bar bendera terakhir.
Aturan HIT-ID: pola yang ditemukan oleh aturan tertulisnya dihitung pada penutupan yang menyelesaikannya (untuk pola candle, penutupan candle terakhirnya). Dari penutupan itu, C, dan ATR sesi tersebut, arah buku teks mengikuti polanya: turun untuk head and shoulders, double top, bear flag; naik untuk double bottom, bull flag, hammer. Kejadian dihitung berhasil bila salah satu dari 30 sesi berikutnya menutup setidaknya 3 ATR dari C ke arah itu sebelum ada sesi yang menutup 1.5 ATR atau lebih dari C ke arah sebaliknya. Kejadian dihitung gagal bila penutupan 1.5 ATR berlawanan datang lebih dulu. Bila keduanya tidak terjadi dalam 30 sesi, kejadian itu belum terputuskan dan dihitung sebagai tidak berhasil: tetap berada di penyebut. Hanya penutupan yang menentukan, tidak pernah harga tertinggi atau terendah. Pola dengan riwayat kurang dari 30 sesi sesudahnya dikeluarkan dan dihitung terpisah. Hasil satu kejadian adalah jarak dari C ke penutupan yang menentukannya (atau ke penutupan ke-30), dalam ATR, positif ke arah buku teks.
Ringkasan bendera
Bull flag adalah pola lanjutan naik: kenaikan tajam (tiang) diikuti konsolidasi sempit yang miring ke bawah (bendera). Bear flag adalah kebalikannya. Buku teks mengatakan pola ini diikuti lanjutan arah tiang. Halaman ini menguji klaim itu dengan definisi tetap: bull flag berhasil 3 dari 33 kejadian dan bear flag 9 dari 28.
Apa yang dihitung sebagai bendera
Aturan BF-1 (bull flag) mencari tiang: kenaikan dari harga terendah sesi ke harga tertinggi sesi dalam 4 sampai 15 sesi, minimal 8 ATR yang diukur pada awal tiang. Kemudian 5 sampai 20 sesi di mana harga tertinggi dan terendah sama-sama miring ke bawah (garis kuadrat terkecil), harga mengembalikan 10 sampai 50 persen tiang, dan tidak pernah diperdagangkan di atas puncak tiang. Pola terbentuk hanya ketika sebuah sesi ditutup di atas garis atas bendera dalam 3 sesi setelah bar bendera terakhir.
BF-2 (bear flag) adalah cerminnya: tiang turun, bendera miring ke atas, dan terbentuk bila sebuah sesi ditutup di bawah garis bawah bendera.
Hasil bull flag dan bear flag
Bull flag: ditemukan 33, dihitung 33, berhasil 3 (9,1%), gagal 21, belum terputuskan 9, hasil rata-rata -0,84 ATR; pembanding dari sesi mana pun 29,2% (dari 25.853 sesi uji).
Bear flag: ditemukan 30, dihitung 28, berhasil 9 (32,1%), gagal 13, belum terputuskan 6, hasil rata-rata 0,26 ATR; pembanding dari sesi mana pun 27,0% (dari 25.853 sesi uji); 2 kejadian dikeluarkan karena riwayat sesudahnya kurang dari 30 sesi.
Dua pola ini memiliki jumlah kejadian yang jauh lebih besar daripada pola lain di situs ini, sehingga angkanya lebih stabil. Hasilnya berbeda tajam: bull flag 9,1% dibanding pembanding naik 29,2%, bear flag 32,1% dibanding pembanding turun 27,0%.
Dua contoh yang diukur
Bear flag: Bear flag pada Astra International, selesai pada 21 Februari 2020 dengan penutupan 6.200 rupiah. ATR sesi itu 164,3, jadi target 3 ATR berada di 5.707 (turun) dan pembatalan 1,5 ATR di 6.446. Penutupan penentu jatuh pada 28 Februari 2020, 4,11 ATR dari penutupan penyelesaian: kejadian ini berhasil.
Bull flag: Bull flag pada Bank Rakyat Indonesia, selesai pada 6 Maret 2024 dengan penutupan 6.200 rupiah. ATR sesi itu 116,1, jadi target 3 ATR berada di 6.548 (naik) dan pembatalan 1,5 ATR di 6.026. Penutupan penentu jatuh pada 15 Maret 2024, -1,94 ATR dari penutupan penyelesaian (tanda minus berarti berlawanan dengan arah buku teks): kejadian ini gagal.
Keduanya dipilih karena paling bersih menurut ukuran aturan di antara 30 bear flag dan 33 bull flag, bukan karena hasilnya. Yang satu berhasil dan yang lain gagal.
Membaca porsi bear flag yang melewati pembanding
Bear flag adalah satu-satunya pola di situs ini yang porsi berhasilnya (32,1%) berada di atas pembanding (27,0%), dengan hasil rata-rata 0,26 ATR. Selisihnya 5,1% poin, dari 28 kejadian.
Jangan terburu-buru menyimpulkan. Selisih sekecil itu pada 28 kejadian bisa timbul dari kebetulan, dan kejadian pada deret yang mencakup periode sama tidak sepenuhnya independen. Bull flag, yang secara bentuk adalah cerminnya, berada jauh di bawah pembanding (9,1% dibanding 29,2%); situs ini tidak menjelaskan asimetri itu.
Sebaran per instrumen
Bull flag terbanyak ada pada Bank Rakyat Indonesia (7 kejadian: 1 berhasil, 5 gagal, 1 belum terputuskan, rata-rata -0,88 ATR) dan United Tractors (5 kejadian: 0 berhasil, 5 gagal, -1,98 ATR). Bear flag terbanyak ada pada Telkom Indonesia dan Unilever Indonesia, masing-masing 6 ditemukan dan 5 dihitung: Telkom 2 berhasil, 2 gagal, 1 belum terputuskan (+0,55 ATR); Unilever 1 berhasil dan 4 gagal (-1,01 ATR).
Aturan bendera hanya memakai harga
BF-1 dan BF-2 memeriksa tiang (kenaikan atau penurunan minimal 8 ATR dalam 4 sampai 15 sesi), bendera (5 sampai 20 sesi dengan tertinggi dan terendah sama-sama miring melawan tiang) dan persen tiang yang dikembalikan (10 sampai 50 persen). Pola terbentuk bila satu sesi ditutup melewati garis bendera dalam 3 sesi setelah bar bendera terakhir.\n\nRiwayat yang disimpan hanya memuat harga, sehingga tidak ada syarat volume dalam aturan.
Kegagalan dan kejadian belum terputuskan
Dari 33 bull flag, 21 gagal dan 9 belum terputuskan dalam 30 sesi (27,3%). Dari 28 bear flag yang dihitung, 13 gagal dan 6 belum terputuskan (21,4%). Kejadian belum terputuskan dihitung sebagai tidak berhasil dan tetap berada di penyebut, jadi waktu yang habis tanpa mencapai salah satu level menurunkan porsi sama seperti kegagalan.
Lanjutkan membaca
Pertanyaan tentang hitungan
Apa itu bull flag?
Bull flag adalah pola lanjutan naik: tiang kenaikan minimal 8 ATR dalam 4 sampai 15 sesi, lalu bendera 5 sampai 20 sesi yang miring ke bawah, dan penutupan di atas garis atas bendera.
Apa itu bear flag?
Bear flag adalah pola lanjutan turun: tiang penurunan minimal 8 ATR, lalu bendera yang miring ke atas, dan penutupan di bawah garis bawah bendera.
Bagaimana bendera dihitung terbentuk?
Bila satu sesi ditutup melewati garis atas bendera (bull flag) atau garis bawahnya (bear flag) dalam 3 sesi setelah bar bendera terakhir.
Bull flag mana yang berhasil?
Tiga bull flag berhasil, masing-masing satu di Bank Central Asia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Mandiri; delapan instrumen lain tidak punya bull flag yang berhasil.
Mengapa jumlah kejadian penting?
Bull flag 33 dan bear flag 28 kejadian adalah sampel yang cukup besar dibanding pola lain di situs ini, tetapi per instrumen jumlahnya tetap satu sampai tujuh. Tabel menampilkan jumlah agar pembaca bisa menilai.
Angka di situs ini mengukur grafik; order Anda punya ukuran, stop, dan biaya
Grafik dan hitungan di sini bukan perintah untuk membeli atau menjual. Jika Anda membuka akun trading, order ditempatkan di platform dengan tiketnya sendiri, termasuk stop loss dan take profit. Kenali dulu cara kerja akun dan biayanya sebelum memutuskan.