Hasil per instrumen

Seberapa sering head and shoulders berakhir turun?

5 menit · 3 November 2026

Head and shoulders

InstrumenDitemukanDihitungBerhasilGagalBelum terputuskanPorsi berhasilHasil rata-rata, ATR
Indeks LQ45110100,0%-1,93
Bank Central Asia00000——
Bank Rakyat Indonesia00000——
Bank Mandiri330300,0%-1,88
Telkom Indonesia00000——
Astra International00000——
Bank Negara Indonesia00000——
Unilever Indonesia00000——
Indofood CBP110100,0%-1,93
United Tractors00000——
Indofood Sukses Makmur220200,0%-1,81
Semua instrumen770700,0%-1,88
Sesi mana pun, uji sama, arah buku teks turun25853699327,0%

head and shoulders: definisi di atas diterapkan pada setiap kejadian yang ditemukan aturan. Porsi adalah berhasil dibagi dihitung.

10.00011.00012.00027 Okt 2328 Des 234 Mar 2417 Mei 24NecklineLevel targetLevel pembatalBahu kiriKepalaBahu kananPenutupan di bawah necklineLevel pembatal tercapai
  • Sesi naik (penutupan di atas pembukaan), badan kosong
  • Sesi turun (penutupan di bawah pembukaan), terisi
  • Garis pola
  • Level target
  • Level pembatal
  • Rentang pola
  • Penutupan penembusan
Head and shoulders · Indofood CBP · harian · 27 Okt 2023 – 17 Mei 2024 · ditemukan oleh aturan HS-1 · digambar dari riwayat harian yang disimpan situs ini, sumber Yahoo Finance, riwayat dibaca pada 6 Nov 2026. Dalam 10 tahun bar harian di 11 instrumen yang disimpan situs ini, aturan itu menemukan 7 kemunculan head and shoulders yang terpisah. Kejadian ini gagal: selesai pada 16 Apr 2024 di 10.100, target 3 ATR dan pembatal 1,5 ATR dari penutupan itu, jendela 30 sesi; penutupan penentu jatuh pada 30 Apr 2024, -1,93 ATR dari penutupan penyelesaian.
Aturan di balik temuan ini

Aturan HS-1: lima titik balik bergantian puncak-lembah-puncak-lembah-puncak; puncak tengah (kepala) melampaui kedua bahu; kedua bahu berdiri 0,5 sampai 0,9 dari tinggi kepala di atas neckline; kedua bahu berbeda paling banyak 0,25 dari tinggi itu, demikian pula kedua lembah; pola membentang 20 sampai 120 sesi dan tingginya minimal 5 ATR; bahu kiri datang setelah kenaikan minimal setinggi pola dalam 80 sesi sebelumnya; pola dianggap terbentuk hanya ketika sebuah sesi ditutup di bawah neckline (garis melalui dua lembah, diperpanjang) dalam 30 sesi setelah bahu kanan, tanpa penutupan di atas kepala di antaranya.

Aturan HIT-ID: pola yang ditemukan oleh aturan tertulisnya dihitung pada penutupan yang menyelesaikannya (untuk pola candle, penutupan candle terakhirnya). Dari penutupan itu, C, dan ATR sesi tersebut, arah buku teks mengikuti polanya: turun untuk head and shoulders, double top, bear flag; naik untuk double bottom, bull flag, hammer. Kejadian dihitung berhasil bila salah satu dari 30 sesi berikutnya menutup setidaknya 3 ATR dari C ke arah itu sebelum ada sesi yang menutup 1.5 ATR atau lebih dari C ke arah sebaliknya. Kejadian dihitung gagal bila penutupan 1.5 ATR berlawanan datang lebih dulu. Bila keduanya tidak terjadi dalam 30 sesi, kejadian itu belum terputuskan dan dihitung sebagai tidak berhasil: tetap berada di penyebut. Hanya penutupan yang menentukan, tidak pernah harga tertinggi atau terendah. Pola dengan riwayat kurang dari 30 sesi sesudahnya dikeluarkan dan dihitung terpisah. Hasil satu kejadian adalah jarak dari C ke penutupan yang menentukannya (atau ke penutupan ke-30), dalam ATR, positif ke arah buku teks.

Ringkasan head and shoulders

Arah buku teksTurun
Ditemukan7 kejadian
Berhasil0 dari 7
Pembanding sesi mana pun27,0%

Head and shoulders adalah pola pembalikan dari naik menjadi turun: tiga puncak dengan puncak tengah tertinggi dan garis leher (neckline) yang melalui dua lembah. Pola dihitung terbentuk ketika sebuah sesi ditutup di bawah neckline. Dari penutupan itu, kejadian berhasil bila dalam 30 sesi ada penutupan 3 ATR lebih rendah sebelum ada penutupan 1,5 ATR lebih tinggi. Pada 11 instrumen dalam 10 tahun, aturan menemukan 7 kejadian, dan hasilnya 0 berhasil dari 7.

Apa yang dihitung sebagai head and shoulders

Aturan HS-1 (dicetak di bawah grafik) mencari lima pivot bergantian puncak-lembah-puncak-lembah-puncak. Puncak tengah (kepala) melampaui kedua bahu; kedua bahu berdiri 0,5 sampai 0,9 dari tinggi kepala di atas neckline; kedua bahu berbeda paling banyak 0,25 dari tinggi itu, demikian pula kedua lembah. Pola membentang 20 sampai 120 sesi dan tingginya minimal 5 ATR, dan bahu kiri datang setelah kenaikan minimal setinggi pola dalam 80 sesi sebelumnya.

Pola dianggap terbentuk hanya ketika sebuah sesi ditutup di bawah neckline (garis melalui dua lembah, diperpanjang) dalam 30 sesi setelah bahu kanan, tanpa penutupan di atas kepala di antaranya. Karena syaratnya ketat, pola ini langka: 7 kejadian pada 11 instrumen selama 10 tahun.

Hasilnya: 0 berhasil dari 7

ditemukan 7, dihitung 7, berhasil 0 (0,0%), gagal 7, belum terputuskan 0, hasil rata-rata -1,88 ATR; pembanding dari sesi mana pun 27,0% (dari 25.853 sesi uji). Kejadian ditemukan pada: LQ45 1, Bank Mandiri 3, Indofood CBP 1, Indofood Sukses Makmur 2. Instrumen lain tidak memiliki kejadian sama sekali.

Semua 7 kejadian berakhir gagal, artinya penutupan 1,5 ATR di atas penutupan penyelesaian datang lebih dulu daripada penutupan 3 ATR di bawahnya. Rata-rata hasilnya -1,88 ATR: penutupan penentu rata-rata melampaui garis 1,5 ATR karena yang dilihat adalah penutupan sesi, dan harga bisa melompat. Sebagai perbandingan, tes yang sama dari sesi mana pun pada arah turun berhasil 27,0% dari waktu ke waktu.

Contoh: head and shoulders yang gagal

Grafik di atas menampilkan kejadian yang paling bersih menurut ukuran aturan (dari 7). Head and shoulders pada Indofood CBP, selesai pada 16 April 2024 dengan penutupan 10.100 rupiah. ATR sesi itu 401,8, jadi target 3 ATR berada di 8.895 (turun) dan pembatalan 1,5 ATR di 10.703. Penutupan penentu jatuh pada 30 April 2024, -1,93 ATR dari penutupan penyelesaian (tanda minus berarti berlawanan dengan arah buku teks): kejadian ini gagal.

Contoh ini bukan pengecualian. Seluruh 7 kejadian berakhir sama, jadi tidak ada contoh berhasil yang bisa ditampilkan untuk pola ini pada riwayat yang disimpan.

Neckline sebagai garis penyelesaian, bukan sebagai target

Di buku teks, target head and shoulders diukur dari jarak vertikal antara kepala dan neckline, diproyeksikan ke bawah dari titik tembusan. Situs ini tidak memakai target itu. Neckline hanya menentukan kapan pola dinyatakan terbentuk, yaitu pada penutupan di bawahnya. Targetnya tetap 3 ATR dari penutupan itu, sama untuk semua pola, supaya semua tabel dapat dibandingkan.

Akibatnya, "gagal" di tabel ini tidak berarti harga tidak turun ke target buku teks; artinya harga tidak turun 3 ATR dari penutupan penyelesaian dalam 30 sesi sebelum naik 1,5 ATR. Itu pertanyaan yang lebih sempit dan lebih mudah diperiksa.

Mengapa 0 dari 7 bukan vonis

Tujuh kejadian adalah sampel yang kecil. Jika pola tidak membawa informasi dan kejadiannya independen, peluang mendapat nol keberhasilan dari tujuh dengan porsi pembanding 27,0% adalah sekitar 11%: tidak jarang. Kejadiannya juga tidak sepenuhnya independen: semua deret mencakup 10 tahun yang sama, sehingga kejadian bisa jatuh pada minggu yang sama.

Karena itu hasil ini harus dibaca secukupnya: pada riwayat ini, head and shoulders yang ditemukan aturan ketat tidak pernah diikuti penurunan 3 ATR sebelum kenaikan 1,5 ATR. Itu bukan bukti bahwa pola ini selalu gagal.

Mengapa pola yang jarang memberi angka kasar

HS-1 adalah aturan yang ketat: 7 kejadian pada 11 instrumen selama 10 tahun, kurang dari satu kejadian per instrumen. Dengan sampel sekecil itu, satu kejadian yang berubah status menggeser porsi 14,3 poin. Tabel menampilkan jumlah kejadian di samping porsi agar ukuran sampel terbaca.\n\nSalinan riwayat yang dipakai tetap, dibaca satu kali pada 6 November 2026, jadi angka ini tidak berubah kecuali salinannya diganti. Porsi 0,0% dari tujuh kejadian adalah catatan dari riwayat ini, bukan peluang untuk kejadian berikutnya.

Tujuh kejadian pada empat deret

Kejadian ditemukan pada Bank Mandiri (3), Indofood Sukses Makmur (2), LQ45 (1), dan Indofood CBP (1). Hasil rata-rata per deret berkisar dari -1,93 sampai -1,81 ATR, semuanya melewati garis pembatalan 1,5 ATR karena yang dibandingkan adalah penutupan sesi.\n\nHitungan tidak membedakan penyebab pergerakan harga. Ia hanya mencatat apakah penutupan 3 ATR di bawah penutupan penyelesaian datang sebelum penutupan 1,5 ATR di atasnya, dalam batas aturan yang dipakai.

Batas-batas hitungan ini

Hitungan ini mengabaikan biaya trading. Spread, komisi, dan biaya pendanaan semalam tidak dihitung, sehingga hasil nyata akan lebih rendah daripada angka di tabel.

Hitungan ini juga mengabaikan besar pergerakan. Satu kejadian yang berhasil bisa bergerak sedikit melampaui target dan kemudian berbalik, sementara kejadian lain bergerak jauh. Tanpa mengukur besar pergerakan, angka keberhasilan tidak bisa membedakan keduanya.

Yang paling penting, hitungan ini adalah masa lalu. Ia tidak memberitahu apa yang akan terjadi pada kejadian berikutnya. Tidak ada angka di tabel yang boleh dibaca sebagai peluang untuk kejadian berikutnya.

Konsekuensi memakai jendela waktu tetap untuk target

Situs ini menetapkan jendela waktu tetap untuk menilai apakah target tercapai. Jika harga tidak mencapai target dalam jendela itu, kejadian dihitung tidak berhasil meskipun mungkin harga turun setelah jendela berakhir. Ini adalah pilihan metodologis yang jelas, bukan kelemahan tersembunyi.

Jendela waktu tetap mencegah hitungan berlarut-larut dan membuat perbandingan antar instrumen adil. Tanpa jendela, kejadian yang sama bisa dihitung berhasil setelah bertahun-tahun.

Namun, pembaca harus paham bahwa jendela waktu memengaruhi angka. Pola yang sama bisa berhasil dalam jendela panjang tapi gagal dalam jendela pendek. Karena itu, tabel di atas harus dibaca sebagai hasil dari aturan tertentu, bukan kebenaran mutlak.

Lanjutkan membaca

Yang tidak terhitung

Pertanyaan tentang hitungan

Apa itu head and shoulders?

Pola grafik dengan tiga puncak, puncak tengah lebih tinggi dari dua puncak di sisinya. Dua lembah di antara puncak membentuk garis leher. Dalam aturan situs ini pola dihitung terbentuk bila sebuah sesi ditutup di bawah garis leher dalam 30 sesi setelah bahu kanan.

Bagaimana keberhasilannya dihitung?

Dari penutupan yang menyelesaikan pola, kejadian berhasil bila dalam 30 sesi ada penutupan 3 ATR lebih rendah sebelum ada penutupan 1,5 ATR lebih tinggi. Target buku teks (jarak kepala ke neckline) tidak dipakai.

Mengapa hasilnya nol dari tujuh?

Karena pada 11 instrumen selama 10 tahun, setiap dari 7 kejadian yang ditemukan aturan diselesaikan oleh penutupan 1,5 ATR di atas lebih dulu daripada penutupan 3 ATR di bawah. Dengan sampel sekecil itu, hasil nol tidak mustahil bahkan bila porsi pembandingnya 27,0%.

Apakah porsi berhasil itu peluang?

Tidak. Ia ukuran dari kejadian yang sudah lewat. Tidak ada yang bisa disimpulkan darinya tentang kejadian berikutnya.

Mengapa jumlah kejadian penting?

Jumlah kejadian menunjukkan ukuran sampel. Dari tujuh kejadian, satu kejadian yang berbeda akan mengubah porsi dari 0 persen menjadi sekitar 14 persen. Tabel selalu menampilkan jumlah kejadian agar pembaca bisa menilai.

Akun trading

Angka di situs ini mengukur grafik; order Anda punya ukuran, stop, dan biaya

Grafik dan hitungan di sini bukan perintah untuk membeli atau menjual. Jika Anda membuka akun trading, order ditempatkan di platform dengan tiketnya sendiri, termasuk stop loss dan take profit. Kenali dulu cara kerja akun dan biayanya sebelum memutuskan.